Pentingnya Skema Monitoring Yang Jelas Agar Kegiatan Training Memberikan Value For Business

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Mengapa kegiatan training gagal total memberikan nilai dan manfaat yang nyata pada bisnis perusahaan? Padahal pengembangan kompetensi serta produktifitas SDM merupakan salah satu elemen krusial untuk memastikan roda organisasi berputar dan berjalan lancar.

Mengapa kegiatan training gagal total memberikan nilai dan manfaat yang nyata pada bisnis perusahaan? Padahal pengembangan kompetensi serta produktifitas SDM merupakan salah satu elemen krusial untuk memastikan roda organisasi berputar dan berjalan lancar. Mampu menghadapi perubahan-perubahan yang terus terjadi setiap harinya, mampu bersaing, atau mampu bertahan dalam terpaan inovasi yang tiada henti.

Itulah mengapa hampir setiap perusahaan berani berinvestasi besar untuk memberikan pelatihan kepada karyawannya. Namun seringkali, program learning & development ini tidak berlangsung mulus. Setelah diselenggarakan tak kunjung memberikan pengaruh yang besar dan impak yang optimal. Penyebabnya hampir selalu sama: tidak adanya skema monitoring yang jelas pasca training, tidak ada followup, serta perhatian khusus untuk pendampingan yang berkelanjutan (POST TRAINING EVALUATION AND MONITORING).

Tak pelak para peserta training yang terlibat hanya menganggap itu aktifitas sesaat. Kegitan tersebut hanya jadi kenangan sesaat tanpa manfaat. Jika sudah demikian, apakah kegiatan training itu memberikan dampak dan manfaat bagi kegiatan bisnis?

Itulah mengapa skema monitoring yang jelas dan konsisten diperlukan, guna memberikan perhatian yang serius pada proses pembelajaran dan pengembangan SDM yang berkelanjutan.

Tidak hanya itu, bentuk followup pada kegiatan training pun harus sistematis dan konsisten, karena tanpa itu semua, sebagus apapun materi training serta trainer yang didatangkan tidak akan memberi dampak apapun. Perlu kesadaran bahwa training adalah awal, bukan akhir, yang harus dilanjutkan dengan serangkaian tindakan berupa monitoring dan evaluasi.

Pengelola SDM pada sisi inilah diperlukan kerja kerasnya untuk membangun sistem dan merancang skema monitoring yang jelas bahkan sebelum kegiatan training itu sendiri diselenggarakan.

Skema monitoring ini menjabarkan action plan yang jelas, lengkap, dan detail mengenai bagaimana mengaplikasi materi training yang sudah diberikan kepada para peserta. Selain itu, akan lebih baik lagi apabila proses monitoring pun diikuti dengan proses evaluasi dengan mengukur apakah setelah diimplementasikan membawa dampak positif kepada kinerja bisnis.

Ceritakan kepada rekan pembaca lainnya tentang pengalaman atau pendapat Anda mengenai pembahasan ini pada kolom komentar di bawah!

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Sinergi Training

Sinergi Training

Sinergi Training Center memberikan solusi pelatihan dan pengembangan SDM dalam bentuk public training dan in-house training yang dapat disesuaikan. Telepon (021) 22806913 | CP1: 0815-7457-8697 (Septian) | CP2: 0896-0976-4345 (Fiki) | Email hello@sinergitraining.co.id

Leave a Reply

Komentar via Facebook

In-house Training

Memiliki kebutuhan training yang dapat disesuaikan? Silahkan isi formulir di bawah ini untuk berdiskusi.

Postingan Terbaru

Facebook Kami

Kanal Youtube

Melewatkan Jadwal Training Kami?

Kami akan mengirim update saat kelas dibuka kembali langsung ke email Anda.

Close Menu
Hubungi via WhatsApp

Jangan Bimbang...

Tulis pesan Anda untuk terhubung dengan super hero dari Sinergi Training Center! Dengan senang hati akan membantu Anda

Hubungi via WA

Contact Info

  • Jln. Raya Inpres No 42 Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur 13540
  • (021) 22806913
  • hello@sinergitraining.co.id